Dukung SDGs 12, Universitas Indonesia bersama UI GreenMetric Cetak Rekor Muri “Penuangan Cairan Eco Enzyme Oleh Perguruan Tinggi Terbanyak di Indonesia”

 

Universitas Indonesia (UI) bersama 45 perguruan tinggi lain di Indonesia yang memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan pada Sabtu, 17 Agustus 2024 bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-79. Harapannya, kegiatan seperti ini akan membangun karakter dan pemahaman mahasiswa, dosen, serta masyarakat di sekitar kampus. Kegiatan ini merupakan aksi bersama yang membuat UI GreenMetric tercatat dalam Rekor MURI untuk “Penuangan Cairan Eco Enzyme oleh  Perguruan Tinggi Terbanyak di Indonesia”.

Festival Eco Enzyme merupakan kegiatan penuangan cairan eco enzyme atau enzim sampah ke danau maupun sungai yang ada di area kampus. Tahun ini, terkumpul sebanyak 20.928 liter eco enzyme dari 46 universitas yang dituangkan ke area perairan seperti danau, sungai, telaga, dan sebagainya, yang ada di kampus masing-masing. UI memproduksi 1.764 liter eco enzyme yang dihasilkan oleh seluruh fakultas, sekolah, dan vokasi, serta sumbangan dari Yayasan Upakara Bioenzim Indonesia. Cairan ini dibuat dari limbah kulit buah dan sayuran yang masih segar, seperti kulit jeruk peras, kulit melon, dan sisa apel dari limbah penjual jus dan makanan di kantin Kampus UI, yang dicampur dengan gula (gula coklat, gula merah atau gula tebu), dan air  sehingga memiliki spesifik warna coklat gelap serta aroma fermentasi asam manis yang kuat. Kegiatan ini untuk menjamin pola produksi dan Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab sesuai Sustainable Development Goals 12: Responsible Consumption and Production

Eco enzyme yang diproduksi dituangkan sebagai filter air ke enam danau KAMPUS di UI, yakni Kenanga, Aghatis, Mahoni, Puspa, Ulin, dan Salam.

  1. Danau Kenanga
  2. Danau Aghatis
  3. Danau Mahoni
  4. Danau Puspa
  5. Danau Ulin
  6. Danau Salam

Eco enzyme ini diharapkan dapat memperbaiki kualitas badan air di kawasan Ul untuk mendorong keberlanjutan ekosistem. Hal tersebut karena keenam danau UI berperan melestarikan keanekaragaman hayati, menyediakan suplai air bersih, dan resapan air. Selain sebagai filter air, eco enzyme juga dimanfaatkan sebagai pengganti karbol, disinfektan, dan pestisida alami untuk tanaman buah-buahan. Ini dilakukan untuk mengurangi pelepasan zat kimia yang terkandung dalam sabun serta limbah beracun yang merusak kualitas air di sekitar kampus.

Leave a Reply